A) DASAR TEORI
Apa itu Aggregated Data dan apa hubungannya dengan Group Function?? Aggregated Data adalah suatu fungsi yang digunakan untuk menghasilkan satu nilai dari beberapa atau sejumlah baris dan dipengaruhi atau ditentukan oleh Group Function(fungsi yang digunakan untuk mengelompokkan data). Jadi intinya, beberapa data dari beberapa baris kita ambil, lalu kita kelompokkan dan akan menghasilkan satu nilai.
Beberapa Tipe-tipe dari Group Function:
1.MAX (untuk mencari nilai terbesar dalam Group Function)
2.MIN (untuk mencari nilai terkecil dalam Group Function)
3.AVG (untuk mencari nilai rata-rata dalam Group Function)
4.COUNT (untuk menjumlahkan baris dalam Group Function)
5.SUM (untuk mencari nilai total dalam Group Function)
Setiap fungsi-fungsi menerima suatu argumen.
Pedoman-pedoman Untuk Menggunakan Group Functions
DISTINCT membuat suatu fungsi hanya mencakup nilainilai yang tidak sama (nonduplicate); ALL membuatnya mencakup setiap nilai, termasuk duplikatduplikat. Defaultnya adalah ALL dan karena itu tidak perlu ditentukan.
Tipe datatipe data untuk fungsi-fungsi dengan suatu argumen expr mungkin CHAR,VARCHAR2, NUMBER, atau DATE.
Semua Group functions mengabaikan nilai-nilai null. Untuk mengganti suatu nilai untuk nilai-nilai null, gunakanlah fungsi-fungsi NVL, NVL2, atau COALESCE.
Menggunakan Group Function
Menggunakan fungsi MAX dan MIN untuk tipe datatipe data numeric, character, dan date. Contoh pada slide menampilkan pegawai yang paling baru dan paling lama.
Contoh berikut ini menampilkan nama belakang pegawai yang pertama dan nama belakang
pegawai yang terakhir dalam suatu daftar abjad dari semua pegawai :
SELECT MIN(last_name), MAX(last_name)
FROM employees;
Catatan : Fungsifungsi
AVG, SUM, VARIANCE, dan STDDEV hanya dapat digunakan pada tipe data numeric, MAX dan MIN tidak dapat digunakan pada tipe datatipe data LOB atau LONG.
- Fungsi COUNT
COUNT (*) : mengembalikan jumlah baris-baris dalam suatu tabel yang memenuhi kriteria dari
pernyataan SELECT, termasuk baris-baris yang sama dan baris-baris yang berisi nilai-nilai null di setiap kolom.
Jika suatu klausa WHERE adalah termasuk dalam pernyataan SELECT, COUNT (*) mengembalikan jumlah dari barisbaris yang memenuhi kondisi klausa WHERE.
COUNT (expr) : mengembalikan jumlah dari nilai-nilai nonnull yang berada dalam kolom yang diidentifikasi oleh expr
COUNT (DISTINCT expr) : mengembalikan jumlah dari nilai-nilai yang unik ,nonnull yang ada dalam kolom diidentifikasi oleh expr.
Group Functions dan Nilai-Nilai Null
Semua group functions mengabaikan nilai-nilai null dalam kolom.
Fungsi NVL memaksa group functions untuk menyertakan nilai-nilai null.
Contoh:
1. Rata-rata : dihitung berdasarkan hanya pada barisbaris dalam suatu tabel yang menyimpan nilai yang valid di kolom COMMISION_PCT. Ratarata dihitung sebagai total komisi yang dibayarkan ke semua pegawai dibagi dengan jumlah pegawai yang menerima komisi (empat).
2. Ratarata : dihitung berdasarkan semua barisbaris dalam suatu tabel, tidak peduli apakah nilainilai
di kolom COMMISION_PCT null atau bukan. Ratarata dihitung sebagai total komisi yang dibayarkan ke semua pegawai dibagi dengan jumlah total pegawai dalam perusahaan (20).
Sumber : https://linlindaantebellum.wordpress.com/matkul-smstr-3/sql/resume5/



Tidak ada komentar:
Posting Komentar